Umum

The Midnight Show

Beberapa hari ini gue kurang tidur. Terus terang bukannya mata gak terpejam, tetapi kayaknya tiap malam itu banyak aja kegiatan yang mau dilakukan. Apalagi sekarang pekerjaan banyak, satu lagi gue suka banget nonton film-film box office di HBO. Tau sendirilah kalo acaranya dichannel itu kan keren-keren banget.

Film terakhir yang gue tonton adalah The Lake House dengan bintang Keanu Reeves dan Sandra Bullock. Filmnya romantis dan jalan ceritanya gak masuk akal. Bayangkan aja, dua orang itu terlibat percintaan ketika mereka berada diera yang berbeda. Keanu Reeves berada ditahun 2004 dan Sandra Bullock di tahun 2006. Yang mempertemukan mereka adalah karena mereka sama-sama menyewa sebuah rumah kaca disebuah danau yang indah sesuai dengan judulnya.

Tapi sorry gue gak bisa cerita banyak, karena baru maen seperempat durasi gue udah tumbang duluan alias ketiduran. Padahal gue ngebet banget ama tuh film. Sebelumnya gue cari terus film itu mau asli atau bajakan gue mau beli. Tapi gak ketemu kata penjualnya sudah abis. Waduuh. Kalau HBO tayangkan lagi gue pasti nonton lagi. Hehee

Terus yang bikin gue seneng nonton film ini, adalah soundtracknya yaitu Somewhere Only We Know dari Keane kalo gak salah. Itu lagu paling sering gue stel kalo lagi kerja didepan laptop.

Selain film itu gue lagi cari-cari juga wallpaper dari Sandra Dewi. Pertama gue suka nih cewek (sorry my honey kalo baca jangan marah ya, kan cuma seneng aja. lo jg gak kalah cantik kok, hehehhe) dari sejak dia main di film sinema di SCTV yaitu Cinta 17 Hari. Lagi-lagi itu film tayangnya tengah malam. 

_mg_0080.JPG

Ceritanya bagus banget, disini dia berperan sebagai seorang penjaga galeri lukisan kepunyaan Vino G Sebastian. Film ini juga didukung artis cantik Fanny Febriana sebagai kakak dari Sandra Dewi. Terlalu panjang kalo cerita disini. Tuk SCTV kalo denger ungkapan hati gue, tayangin lagi ya.

Iklan
Standar
Umum

A Diving Paradise Named Derawan Island

Meski sudah lama di Kaltim, saya hanya mondar mandir Samarinda-Balikpapan aja, padahal masih banyak daerah bagus yang gue mesti kunjungi. Yah maklum sebagai orang perantauan, kita mesti kunjungi daerah-daerah baru. kebetulan gue senang travelling juga.

Kemarin gue main-main ketempat teman gue, Tony. Dia sih ceritanya baru beli laptop en mau kasih kan komputer lamanya untuk his sister. Sambil mindah-mindahin data ke laptop gue liat ada foto-foto (bukan yang lain lho), yaitu foto pemandangan yang bagus banget seperti gambar dibawah ini

Iseng-iseng kan gue tanya ini foto dimana. En Tony bilang ke gue itu di Pulau Derawan. Sebelumnya sih gue emang sering denger, karena di Balikpapan sendiri banyak tempat paket yang menawarkan perjalanan ke situ.

bws012002_0424_102338ab.JPG

Penasarankan gue buka lagi foto-fotonya ternyata keren banget seperti dibawah ini.

 a.JPG

b.JPG

c.JPG

as.JPG

Dari penelusuran gue, gue akhirnya tahu bahwa pulau ini merupakan salah satu pulau dengan pemandangan indah dan menjadi tujuan wisata bagi penyuka diving diseluruh dunia. Mungkin karena belum terlalu di ekspos makanya tidak terlalu terdengar.

Selain biota lautnya yang mempesona dengan terumbu karang yang masih asli dan tidak terganggu. Disini terdapat beribu-ribu jenis hewan lau mulai dari ikan sampai penyu. Yang terakhir merupakan salah satu daya tarik utama dari pulau ini.

Air Pulau Derawan memang sangat jernih. Jelas sekali kalau kita duduk di ujung jembatan yang mengarah ke laut, terlihat penyu berseliweran dengan jinaknya, berenang di seputar jembatan. Bahkan ada yang berkejar-kejaran. Laut yang bening seperti kolam renang yang transparan, memberikan keasyikan pada mata yang memandang.

ad.JPG

aa.JPG

af1.JPGag.JPG

 

Di pantai ini banyak pencinta olahraga selam, terutama berkebangsaan Jepang dan Australia berkunjung ke tempat ini. Pulau-pulau ini terletak di Selat Sulawesi –yang masuk bagian yang masih berdekatan dengan perbatasan Malaysia itu menyimpan keindahan bawah laut yang menakjubkan.

Bila Anda sempat menyelam atau mengambang di permukaan pantai yang bersih dengan menggunakan alat “snorkel” terapung di atas terumbu karang Pulau Derawan, Anda pasti dapat menjumpai Penyu yang cukup jinak berkeliaran sekeliling Anda. Di samping itu jika menyelam di laut yang lebih dalam, Anda akan berjumpa dengan ikan barracuda, ikan-ikan hias, dan ribuan ikan terumbu karang beriringan simpang siur di kedalaman laut.

Bahkan ada penelitian dari museum tropis Queensland, Australia yang menyebutkan bahwa ada lebih dari 50 jenis Arcropora (hewan laut) dalam satu terumbu karang di perariran pulau ini. Tidak aneh tempat ini sudah dikenal di mancanegara dan cukup popular di kalangan para penyelam profesional maupun yang amatir.

Penyu dapat Anda saksikan hampir setiap malam naik ke darat dan bertelur di samping cottage, atau tidak seberapa jauh dari pelabuhan tempat Anda mendarat ketika berkunjung di P. Derawan.

Pulau Derawan memang lebih dikenal di luar negeri dibandingkan negerinya sendiri. Betapa tidak? Travel dari Jepang “tembak langsung” dari Tokyo atau Nagoya, lalu ke Singapura atau Sabah, langsung ke Balikpapan dan kemudian ikut pesawat kecil ke Tanjung Redeb, yang ada di Kabupaten Berau.

Beberapa wisatawan asing memang memanfaatkan khusus untuk hobi menyelam, karena tempat ini merupakan kawasan terbaik untuk olahraga selam.  Menurut beberapa wisatawan pulau ini merupakan tempat hunian penyu terbanyak di dunia. Banyak juga wisatawan asing ingin menetap dan membuka usaha disini.

Sebagai pulau yang terpencil dan belum banyak dikunjungi wisatawan, keadaan pulau masih sangat nyaman. Beberapa penginapan itu juga mempersiapkan alat untuk penyelam amatir maupun profesional. Untuk yang profesional biasanya dapat menyewa peralatan yang disediakan oleh Derawan Dive Resort dengan tarif yang dapat dinegosiasikan.

Jika Anda belum merasa puas dengan beberapa pulau,  anda dapat meninjau juga pulau yang lainnya misalnya: Pulau Sangalaki, Maratua, dan Pulau Kakaban yang mempunyai keunikan tersendiri. Pulau Sangalaki misalnya, mempunyai populasi ikan pari biru (Manta Rays) yang unik, yang lebarnya dapat mencapai 3,5 meter. Kalau Anda beruntung, dapat juga menjumpai Pari Hitam dengan lebar 6 meter. Sedangkan Pulau Kakaban mempunyai keunikan yaitu berupa Danau Prasejarah, yang ada di tengah laut, satu-satunya ada di Asia.

 Suatu saat gue pasti kesana. Apa Anda-anda mau ikut?….

(Informasi dikutip dari berbagai sumber)

Standar