Jogja, Never Ending Asia

Membaca judul diatas, saya agak sedikit bingung, yaitu mengapa semboyan yang diberikan adalah Never Ending Asia. Seperti banyak orang ketahui Malaysialah yang pertama kali membuat semboyan yang mengatakan bahwa mereka adalah Truly Asia. Baru kemudian di ikuti oleh beberapa negara lainnya termasuk Indonesia. Berbeda dengan Malaysia, Indonesia membuat slogan tersebut untuk daerah-daerahnya. Kalau tidak salah adalah untuk Jogja dan Bali yang menjadi ikon wisata terpenting diIndonesia.

Saya pribadi tidak mengerti apa maksud Pemerintah DIY membuat slogan tersebut, saya sadari memang ada unsur komersial dan advertisenya. Tetapi maksud never ending disini juga tidak jelas. Menurut saya alangkah baiknya kalau Jogja lebih menunjukkan kepada dunia akan kekayaan budayanya dibanding membuat slogan yang bahkan rakyat Jogja sendiri tidak paham apa maksudnya dan ini juga harus dalam konteks Indonesia secara keseluruhan. Slogan-slogan tersebut lebih baik di buat untuk melambangkan indonesia bukan perdaerahnya. Misal Indonesia, Paradise Of Asia atau Indonesia Heart Of World (karena hutannya dan karena juga di lewati garis khatulistiwa). Jadi indonesia secara keseluruhan bukan pengkotak-kotakan.Memang tidak dapat dipungkiri bahwa masyarakat lebih mengenal Bali daripada Indonesia sebagai negaranya. Hal ini wajar karena itu tadi penonjolan kepentingan daerah masing-masing dan ingin menunjukkan daerahnya lebih terkenal daripada daerah lainnya.

Tahun ini pemerintah meluncurkan program Visit Indonesia Year 2008, selain untuk menarik wisatawan datang ke indonesia juga untuk memperingati 100 tahun kebangkitan nasional. Saya sangat mendukung sekali program pemerintah ini, jadi sekarang yang dipublikasikan adalah indonesianya. Kemarin saat penyelenggaraan piala Thomas & Uber iklan tentang program ini sering muncul, dan ini merupakan langkah baik. Untuk mendukung program ini pemerintah meluncurkan website my-indonesia.info sebagai bahan informasi yang lengkap tentang indonesia dan tujuan wisatanya. Disitus yang menyediakan 2 bahasa ini di tampilkan lokasi-lokasi wisata indonesia serta cara atau jalan yang harus ditempuh menuju kesana. Ada juga informasi tentang jadwal penerbangan, hotel, tempat-tempat menarik yang wajib dikunjungi.
Posted in Opinion | No Comments »
Jun 15
Rindu Kampung Halaman

Setelah keluar dari perusahaan lama saya, ada kebimbangan menyelimuti hati. Timbul pertanyaan apakah langkah yang saya ambil ini benar adanya. Dulu saat masih bekerja diperusahaan lama, setiap hari sibuk terus hingga lupa waktu dan tidak terasa waktupun sudah senja saat pulang kantor bahkan terkadang lembur juga. Masuk keperusahaan yang baru membuat saya mempunyai banyak waktu luang, meski tekanan pekerjaan tetap ada, tetapi rutinitas menjadi agak longgar karena hal yang dikerjakan menjadi lebih sedikit karena dibantu juga rekan-rekan dari perusahaan.

Dikala waktu luang saya terkadang teringat tujuan saya datang dan merantau kesini, timbul juga keinginan untuk pulang ke kampung halaman saya di Pontianak untuk menjumpai keluarga saya. Pikiran itu terus menghantui diawal-awal saya memulai pekerjaan saya, ingin rasanya mencari pekerjaan yang memungkinkan saya untuk stay di Pontianak. Tetapi saya hilangkan pikiran itu jauh-jauh, selain itu memerlukan waktu saya juga sudah teken kontrak untuk bekerja diperusahaan baru ini, saya tidak mau orang melihat saya plin plan dalam mengambil sebuah keputusan. Saya berprinsip jika saya sudah memilih jalan, maka tidak ada jalan mundur, dan saya harus all out untuk memberikan yang terbaik.

Syukurlah saat ini keinginan untuk pulang itu sebentar lagi akan terealisasi. Meskipun bukan untuk stay disana, tetapi hanya dalam rangka kunjungan kerja. Tapi saya tetap senang menjalaninya. Terbayang dipikiran senyum ceria orang dirumah melihat saya pulang. Terakhir saya pulang Desember 2007 kemarin, berarti sudah 7 bulan. Memang pulang dalam rangka kerja ini memang agenda saya. Dalam hal ini saya melakukan kunjungan kerja ke daerah Pontianak untuk bertemu rutin dengan tujuan menjalin hubungan baik dengan agen kami didaerah tersebut. Kunjungan ini tidak bisa dilakukan setiap bulan karena juga mempertimbangkan waktu dan biaya perjalanan yang tinggi untuk kedaerah tersebut. Bayangkan saja meski sama-sama berada di pulau kalimantan, perjalanan udara ke Pontianak dari Balikpapan tidak ada yang langsung, melainkan harus transit dulu ke Jakarta, setelah itu baru melanjutkannya ke Pontianak. Perjalanan yang panjang itu juga memakan waktu yang banyak, untuk sekali perjalanan kesana saja membutuhkan waktu hampir 1 hari penuh. Ini akibat delay yang lama di Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta.

Sebelum terbang menuju Pontianak pada tanggal 21 Juni, agenda saya adalah mengikuti training yang diadakan perusahaan di Jakarta selama 2 hari yaitu dari tanggal 19-20 Juni. Belum ada informasi rinci apa tema atau topik yang akan diajari kepada kami dalam acara tersebut. Tidak ada juga pemberitahuan tentang tempat menginap dan tempat acara berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s