Umum

Farrah Gray : Reallionaire At 14

Akhir minggu kemarin dengan adanya waktu senggang saya menghabiskan waktu dengan membaca buku. Salah satu buku yang saya beli berjudul Reallionaire. Penulisnya seorang pengusaha muda Amerika bernama Farrah Gray. Istilah Reallionaire adalah ciptaan sang penulis, panjangnya Real Millionaire. Menurut saya buku ini cukup bergizi, dan cara pembawaan penulis dalam menceritakan kisahnya mudah untuk dicerna.
Farrah Gray sendiri dilahirkan pada 9 September 2004. Hidup dalam keprihatinan karena sang mama bercerai dan memilih untuk membesarkan Farrah bersama dengan 4 orang kakaknya. Sebagai anak yang terlahir dari keluarga Afro Amerika, dengan kemiskinan yang mendera serta tinggal diperumahan kumuh warga kulit hitam, sungguh banyak tidak menyangka sang anak itu besarnya menjadi seorang pengusaha besar yang memiliki sebuah perusahaan sirup, perusahaan media yang menerbitkan beberapa surat kabar dan majalah dan juga menjadi perusahaan produksi acara-acara top televisi Amerika. Jika menurut tradisi saat itu, orang kulit hitam pada umumnya mungkin seharusnya Farrah ini menjadi perampok, preman, pengedar obat bius yang bisa ditangkap dan dijebloskan ke penjara dan kehilangan masa depan dibalik jeruji besi.

farrah-gray1

Farrah kecil sering bersedih melihat mama nya yang membanting tulang dengan bekerja serabutan. Tapi sang mama tidak pernah mengeluh. Sang mama mengajarkan anak-anaknya untuk tidak mengeluh dan menyalahkan hidup. Karena menurutnya hidup adalah sebuah pilihan, tinggal bagaimana kita menentukan mau jadi apa kita dalam hidup ini, orang baik yang berguna bagi banyak orang atau menjadi orang jahat yang merugikan orang lain. Tidak ada yang berubah kecuali aku yang mengubahnya. Jadi apa gunanya mengeluh, begitu prinsipnya. Inpirasi Farrah dengan kemiskinan keluarga mereka itulah yang membentuk ia menjadi orang yang tegar. Dikeluarganya makan dirumah makan adalah hal yang sangat mewah, dan hanya orang kaya yang bisa melakukannya. Biasanya yang dimakan adalah apa yang tersedia dirumah, dan bahkan makanan tidak selalu cukup untuk 5 orang. Farrah kecil merasakan sekali hal itu dan sejak saat itu ia punya keinginan untuk menjadi orang kaya. ” Orang kaya selalu punya makanan. Orang kaya tidak akan tidur dengan perut kosong. Pernah ia berkata kepada mamanya bahwa suatu hari ia ingin menciptakan senyum diwajah mamanya dan akan mengajaknya makan dimanapun yang diinginkan, tidak perduli seberapa mahal harga makanan disana.

Mimpinya menjadi kaya dimulai saat ia secara tidak sengaja melihat sisa-sisa lotion yang tertinggal didalam botol dikamar mandi. Ide muncul di benaknya, umumnya orang melihat sisa lotion adalah sesuatu yang tidak berharga dan langsung dibuang kedalam tong sampah. Tapi bagi Farrah, sisa lotion adalah peluang. Iapun berinsiatif untuk mencampurkan sisa lotion yang ada hingga menjadi satu botol, menamakannya First Impression dan menjualnya kepada tetangga-tetangga sebelah rumahnya. Anehnya karena kasihan atau karena terketuk oleh keteguhan hati sang anak, lotion-lotion tersebut laku terjual. Dari menjual lotion tersebut Farrah menghasilkan $9 dolar pertamanya. Hanya kurang 999.991 dolar lagi untuk mencapai satu dolar, begitu pikirnya. Saat itu umurnya baru 6 tahun.

Umur 8 tahun Farrah berkenalan dengan seorang rekan mamanya yang bernama Roy Tauer. Farrah kemudian meminta Roy untuk menjadi mentor bagi bisnis Farrah. Ya seorang anak kecil yang berobsesi menjadi pelaku bisnis diusia muda. Saat itu ia sudah punya kartu nama dari kertas karton yang ia potong persegi dan diatasnya ditulis “Farrah, CEO Abad 21. Dan ia selalu memberikan kartu namanya ketika berkenalan dengan orang baru. Banyak orang yang terpesona dengan anak kecil ini, termasuk ROy. Farrah juga selalu memakai setelan jas dan sepatu ketika ikut sang mama mengadakan pertemuan dengan rekan bisnisnya. Dengan bimbingan Roy Farrah kemudian membentuk organisasi bisnis bernama Urban Neighbourhood Economic Enterprise Club (UNEEC). UNEEC adalah klub bisnis yang beranggotakan anak-anak kecil disekitar tempat tinggalnya yang diajak oleh Farrah dan yang berobsesi untuk menjadi orang kaya kelak. UNEEC menurutnya adalah klub tempat mengajarkan anak-anak bagaiman mengubah ide mereka menjadi entitas usaha. Anggota UNEEC adalah penggagas ide-ide besar dalam tubuh yang kecil. Lucunya lagi anak-anak tersebut diundang Farrah dalam pertemuan dengan iming-iming pizza dan minuman coke. Tapi Farrah kecil sangat berani, untuk tempat pertemuan ia menghubungi banyak pemilik restoran dan hotel untuk meminjam ruangan untuk dijadikan ruang pertemuan. Puluhan orang menolak, dan akhirnya ada satu pemilik hotel yang terpesona dengan Farrah dan memberinya tempat gratis untuk pertemuan.

Pengalaman membentuk klub bisnis tersebut membawa Farrah semakin terobsesi untuk menjadi pengusaha. Setiap menghadiri sebuah acara, ia selalu ingin berkenalan dengan orang lain untuk menanyakan bisnis apa yang dijalankan oleh orang-orang itu. Ia dengan betah mendengar cerita-cerita kesuksesan bisnis orang lain hingga berjam-jam. Farrah membuat suatu keputusan besar, bahwa ia memutuskan sekali untuk selamanya bahwa ia benar-benar dan sungguh-sungguh akan menjadi pengusaha. Untuk menjadi pengusaha ia harus selalu berpikir positif. Ia tidak hanya melakukan semuanya semata-mata untuk memperoleh uang. Ia tahu bahwa apa yang disentuh tidak akan berubah menjadi emas, tetapi ia tidak takut untuk memperjuangkan mimpinya.

Setelah terbentuknya organisai UNEEC, insting dan keyakinan bisnis Farrah semakin bertambah. Saat mengikuti kakaknya ke Inggris, ia melihat bahwa disana banyak ditemukan sejumlah telepon umum yang menggunakan kartu untuk mengoperasikannya. Telepon ini banyak digunakan anak-anak untuk menelepon keluarganya dirumah, misal untuk menjemput sekolah atau menghubungi rumah untuk sekedar mengatakan dimana mereka berada. Sekembalinya dari Inggris, Farrah pun punya ide untuk menerapkan telepon kartu ini di Amerika. Kemudian ia pun mencari investor dan mulai untuk memproduksi telepon kartu ini dan menamakan produk ini dengan Kidztel. Otak bisnis Farrah sangat tajam, ide-ide bisnis bermunculan dikepalanya. Mulai dari telepon kartu ini, lalu bisnis sewa game untuk hotel (dimana ia ditipu oleh calon investornya) sampai ke bisnis yang membuat ia menghasilkan satu juta dollar pertamanya saat berumur 14 tahun, yaitu produksi sirup dengan bendera Farr-Out Foods.

Saat ini Farrah sudah seumuran saya yaitu 25 tahun, tapi bisnis yang ia sudah punyai sungguh mencengangkan. Saat ini ia punya bisnis telepon Kidztel, perusahaan makanan Farr-Out Foods yang memproduksi sirup, mempunya badan keuangan NE2W Venture Capital Fund. Ia juga memproduksi tayangan-tayangan ditelevisi mulai dari talkshow dan pertunjukan komedi dibawah bendera INNERCITY Broadcasting. Ia juga menjadi salah satu pembicara favorit anak-anak muda. Farrah berkeliling Amerika untuk menyebarkan dan membagi cerita kesuksesannya kepada ribuan orang Amerika.

Walaupun sudah kaya, Farrah tidak melupakan tanggung jawab sosialnya. Puas dengan pengalaman masa kecilnya yang miskin, dimana ia biasa melihat orang-orang meninggal dengan mudah karena ketidakadaan biasa kerumah sakit, ia pun membentuk sebuah badan amal yang bergerak untuk membantu penderita Leukimia (kanker darah). Organisasi Nirlaba ini membantu para penderita dengan memberikan support biaya kepada para penderita yang tidak mampu.

Pengalaman Farrah Gray menginspirasi banyak orang di Amerika, terutama para warga kulit hitam. Farrah Gray menunjukkan bahwa dengan berkulit hitam ia bisa sukses. Dengan berkulit hitam ia bahkan menjadi seseorang yang istimewa ketika berada di komunitas bisnis yang didominasi warga kulit putih.

Farrah Gray mengajarkan bahwa setiap orang tidak takut untuk memperjuangkan mimpinya, karena sesungguhnya kita lahir didunia ini dengan mimpi masing-masing. Hidup didunia ini hanya satu kali, dan dengan hidup sekali itu mimpi kita harus diperjuangkan agar kita tidak menyesal dan berkata kepada Tuhan saat di akhirat nanti, Tuhan berikan aku kesempatan hidup didunia sekali lagi karena ada yang belum ditunaikan. Ya, pasti sudah terlambat.

Dalam bukunya yang diterbitkan daras books, Farrah membagi kiat-kiat penting yang menjadikan ia seorang miliarder di usia 14 tahun. Ia menyebutnya 9 langkah menjadi kaya raya, yaitu :

1. Pahami kekuatan sebuah nama. Nama sarat kekuatan. Nama membedakan kita dengan orang lain. Temukanlah arti nama anda dan banggalah dengan nama anda, tidak perduli betapa jelek atau kampungannya nama anda. Pastilah orang tua memberikannya dengan sebuah harapan.
2. Jangan pernah takut penolakan. Bergaullah dengan banyak orang, mintalah mereka membagi kisah dan pengalaman mereka. Jangan takut ditolak. Dari mereka kita belajar cara bertumbuh. Dengan bergaul kita lebih mengenal banyak karakter orang. Hal ini bisa dengan ikut organisasi dan milis di internet.
3. Bangun suatu tim mentor terpilih. Tentukan idola dan panutan anda. Perhatikan dan dapatkan pengetahuan dari mereka. Mentor tidak harus langsung berguru dengan orangnya. Kita bisa belajar dari tulisan-tulisan dan kisah pengalaman yang dibagikan melalui tulisan dibuku atau diblog.
4. Raih setiap kesempatan. Beruang bisa hidup karena tidak pilih-pilih untuk memakan besar kecilnya ikan yang ia tangkap. Farrah menemukan bahwa telepon kartu bisa diterapkan di Amerika dan ia berhasil mengembangkannya.
5. Ikut arus, tapi tetapkan tujuan anda. Kebanyakan orang seusia Farrah akan berkata, “Ayo kita kemall”. Tapi Farrah akan berkata “Ayo kita bangun mall”.
6. Siapkan diri secara emosional untuk menerima kegagalan. Seorang pemecah rekor dunia selalu melakukan latihan ratusan bahkan ribuan kali untuk melakukan pencapaian tersebut. Mula-mula ia akan gagal, tapi konsistensinya membawanya menjadi yang terbaik.
7. Fokuskan waktu ada apa yang kita kuasai. Boleh saja mengikuti bisnis yang sedang ngetren, tapi untuk menjadi sukses kita harus mengetahui batas pengetahuan kita atas apa yang kita kerjakan. Jika kita tidak paham dunia periklanan, tidak perlu memaksakan diri untuk masuk kebisnis tersebut.
8. Cintailah pelanggan anda. Pelanggan adalah raja, demikian menurut kebanyakan orang. Dengan memperlakukan pelanggan dengan baik dan memberikan pelayanan terbaik, maka pelanggan lebih mudah dipertahankan.
9. Jangan meremehkan kekuatan jejaring. Ikutlah dalam organisasi untuk mengenal lebih banyak orang yang berguna untuk kepentingan bisnis anda.

Informasi lengkap mengenai Farrah Gray dapat dilihat pada situs resminya di www.drfarrahgray.com

“Saya tidak dilahirkan dengan kemewahan, dan kesuksesan tidak akan datang menghampiri saya dengan sendirinya. Saya harus bekerja untuk menepis anggapan rendah orang lain. Aku tidak ingin pemberian orang lain. Bukakan saja pintu, maka akan kuambil sendiri” (Farrah Gray).

Iklan
Standar
Opinion

Mata-Mata : Acara Tidak Mendidik

Salah satu program baru reality show di RCTI adalah Mata-Mata. Program yang berdurasi 1 jam ini sesuai namanya mengangkat tema penyelidikan suatu peristiwa dengan alibi untuk membantu sang pelapor. Episode kemarin bertutur tentang kisah 4 orang karyawan disebuah kantor yang ingin melaporkan kepada pimpinan kantor mereka mengenai kelakuan sekretarisnya selama sang pimpinan sedang tidak berada ditempat. Karyawan-karyawan lain menganggap sang sekretaris, sebut saja namanya Desy tidak becus dalam melakukan pekerjaannya. Waktu kerja digunakan untuk berjalan-jalan kemall dan pergi kesalon. Kesalahan yang lebih fatal lagi adalah bagaimana Desy bisa bebas masuk ruangan sang pimpinan dan membongkar isi brankas tempat menyimpan berkas serta membuka komputer milik sang pimpinan. Hal tersebut sudah beberapa kali dilakukan Desy saat sang bos tidak masuk kantor misal untuk urusan keluar kota. Karyawan lain sudah mencoba menegur Desy dengan segala cara tetapi mereka dianggap angin lalu oleh Desy.
Pekerjaan rutin Desy juga terbengkalai, dikarenakan tidak ingin diomeli bos serta ingin menjaga agar rutinitas pekerjaan bisa berjalan dengan baik, maka rekan-rekan karyawan lain akhirnya ikut mengerjakan juga pekerja Desy. Dan mereka juga tidak pernah melaporkan hal ini kepada sang pimpinan.
Kesal dengan tanggapan Desy yang mengacuhkan mereka, karyawan lain lalu menghubungi tim mata-mata untuk membantu mereka memberikan pelajaran kepada sang sekretaris.
Bertepatan dengan kepergian sang bos keluar kota untuk urusan pekerjaan, rencana penjebakanpun dimulai. Para kru mata-mata mulai memasang kamera CCTV diruang kerja sang pimpinan, lalu diteruskan kamera yang mengarah kemeja kerja sang sekretaris. Karyawan lain sudah diingatkan untuk bersikap biasa saja,
Benar saja kali ini Desy kembali berulah, dia masuk keruang pimpinan, duduk dan membuka-buka berkas-berkas yang ada dimeja dan dibrankas tempat penyimpanan file-file penting perusahaan. Kemudian ia membuka komputer sang bos yang berada diatas meja. Tidak jelas apa yang dia cari diberkas-berkas tersebut, belum lagi apa yang dia cari dikomputer sang bos. Cukup lama dia berada disitu, sampai ia kemudian beranjak dari sana, mengunci ruangan dan berjalan keluar.
Jam istirahat masih belum berdentang, Desy kemudian melangkah keluar dan masuk kedalam sebuah mobil. Kru mata-mata kemudian mengikuti sang sekretaris. Membuntuti selama beberapa waktu, mobil yang membawa Desy kemudian bergerak pelan masuk kedalam sebuah pusat perbelanjaan. Alamak dia masuk mall.
Kamera kru mengikutinya masuk kedalam mall. Puas berjalan-jalan sang sekretarispun masuk kedalam sebuah salon terkenal. Tidak jelas apa yang ia lakukan karena kamera tidak bisa menangkap jelas dirinya. Paling berkisar creambath, pedicure & manicure. “hanya perkiraan penulis” *tebakan mode on*
Puas memanjakan diri kesalon, sang sekretaris kemudian keluar mall, kembali masuk mobil.
Mobil pun meluncur kencang membelah Jakarta, kru mata-mata tetap mengikuti kemana arah mobil membawa wanita yang tergolong cantik ini. Sesampai disebuah kafe, mobillpun berhenti, sang sekretarispun masuk kedalam kafe tersebut. Didalam sudah menunggu seorang pria, sempat sun pipi kiri dan kanan, mereka pun ngobrol dengan asyiknya, sekali-sekali diserta derai tawa dari sang sekretaris. Lama juga team mata-mata menunggu, sekitar 2 jam kemudian ia pun terlihat keluar dari kafe.
Kru mata-mata tersenyum puas, penyelidikan hari ini selesai dan bukti sudah didapat. Yang perlu dilakukan hanya menunggu beberapa hari lagi saat sang bos pulang dari luar kota.
Waktu yang ditunggu-tunggu tiba, ternyata sang bos pulang lebih awal. Masuk kekantor sang pimpinan terkejut karena banyaknya kamera. Salah satu karyawan lalu menjelaskan apa yang sedang terjadi dan sang bos pun mengajak mereka keruangannya. Joe sebagai host menjelaskan persoalannya bahwa dia dan team mata-mata diminta bantuan untuk memata-matai Desy, sekretarisnya. Hal itu dilakukan karena mereka tidak tahan lagi dengan sikap Desy yang sudah keterlaluan meninggalkan pekerjaan dan bersikap seenaknya dengan karyawan lain
Setelah dijelaskan sang bos lalu mengadakan pertemuan diruang meeting, team mata-mata lalu memutarkan rekaman video kegiatan sang sekretaris. Mulai dari pergi dari tempat kerja sebelum istirahat, kemall dan kesalon, serta saat menghabiskan waktu di kafe. Sambil video diputar terlihat raut wajah sang bos yang terlihat geram menyaksikan sang sekretaris yang ia percaya menyalahgunakan kepercayaannya. Tampak ia tidak tahan lagi untuk mendamprat sang sekretaris begitu juga dengan rekan-rekan karyawan yang lain.
Menunggi tidak terlalu lama, Desy pun pulang kekantor. Ia tampak bingung dengan banyaknya kamera dikantor tersebut. Masuk kedalam ruangan meeting dengan kebingungan yang masih menggelayut. Didalam selain sang bos dan rekan-rekan karyawan yang menjadi pelapor tampak juga Joe dan anggota team Mata-Mata yang lain.
“Desy, duduk” perintah sang bos. “Dari mana saja kamu” tanyanya kemudian
“Saaya.. tadi mengantar berkas proposal penawaran kita keklien? jawab Desy
“Saya tanya lagi Des, darimana saja kamu, harap jujur pada saya”
“Ya bos, saya memang keluar mengantarkan proposal” kilah Desy
Sang bos terlihat gusar dengan jawaban sang sekretaris.
“Ayo Des ngaku aja, dari mana kamu, dari mall atau kafe” serobot salah satu karyawan.
“Hei apa maksudnya ini, kenapa asal tuduh begini”
“Kami bisa membuktikannya”
“Des, saya harap kamu mengaku apa yang kamu lakukan saat saya tidak ada” lanjut sang bos
“Gak ada-apa bos, saya melakukan pekerjaan rutin saya kok”.
“Tapi Des saya punya bukti apa yang kamu lakukan”
Wajah Desy semakin memerah, apalagi rekan-rekan karyawan yang lain ikut menyerangnya.
“Ayo Des, ngaku aja, mumpung ada bos disini”
Melihat rekan-rekannya nyolot begitu, emosi Desy pun terpancing.
“Apa maksud kalian, kalian hanya irikan kalau bos lebih baik dengan saya dan kalian mencari-cari gara-gara untuk menjatuhkan saya didepan bos”.
“Kamu yang keterlaluan Des, tahu ga siapa yang menyelesaikan pekerjaanmu saat bos tidak ada, kita Des. Sedangkan kamunya enak jalan-jalan kemal lah.
Desy yang tersudut membuatnya salah tingkah.
Tidak lama kemudian sang bos meminta team mata-mata untuk keluar dari ruangan. Didalam sesekali terdengar suara bos yang meninggi dan suara Desy yang terisak.
Diakhir acara diberitakan bahwa Desy, sang sekretaris sudah dipecat dari perusahaan tempatnya bekerja. Kesalahan yang dilakukannya tidak bisa ditolerir pimpinan perusahaan. Satu-satunya jalan adalah mencari pekerjaan baru.
Seperti diawal saya katakan bahwa acara seperti ini tidak mendidik, dan cenderung mengganggu privasi orang lain. Karena pada dasarnya setiap orang punya privasi yang universal dan menjadi hak setiap orang, dan tidak seorangpun boleh mengeksposenya tanpa seizin yang bersangkutan. Bagaimanapun Desy ataupun target lain dalam acara tersebut bukanlah seorang penjahat, lebih-lebih lagi acara tersebut ditayangkan ditelevisi nasional dan ditonton oleh jutaan pemirsa indonesia. Pastilah dilingkungannya orang yang menjadi target itu akan diejek atau bahkan dikucilkan, padahal ia juga punya melakukan hal yang dianggap salah oleh orang lain tersebut. Dengan adanya acara tersebut, target selalu diposisikan sebagai orang yang salah, tapi para penggagas acara tidak sadar bahwa sesudah acara selesai sang target berubah menjadi korban. Saya juga rasa mereka tidak perlu ambil pusing yang penting rating naik, iklan masuk, dan yang pasti dapat profit. Perduli amat dengan orang lain.

Penggagas acara dan produser acara ini yaitu Helmy Yahya, saya rasa harus introspeksi dan pertimbangan sebelum membuat sebuah acara reality show. Raja kuis dan pemilik Triwarsana itu mesti melihat efek dari acara yang diproduksinya sebelum dan setelahnya. Jangan sampai sebuah acara yang harusnya menghibur malah merugikan orang lain. Apakah Helmy mau memberi pekerjaan pada Desy sang sekretaris yang telah didepak perusahaannya tersebut karena yakinlah tidak ada perusahaan yang bisa menerima kelakuan sekretaris seperti itu, apalagi jika mereka sudah menyaksikan acara yang dibuat Helmy tersebut, meskipun sekarang ia telah berubah.

Standar
Umum

Will U Marry Me?

Will u marry me?. demikian biasanya ungkapan ajakan menikah dari seorang pria kepada wanita yang dicintainya. Menikah adalah satu tahap penting kehidupan manusia, dengan menikah seorang manusia harus sudah benar-benar siap untuk membina sebuah keluarga. Berbeda dengan saat pacaran, saat sudah menikah masing-masing orang harus sudah lebih bisa menahan ego masing-masing, termasuk menerima kekurangan dan kelebihan pasangannya. Saat pacaran setiap orang ingin selalu terlihat perfect didepan pasangannya, banyak hal yang masih disembunyikan terutama berkaitan dengan hal pribadinya.

Tidak ikhlasnya menerima kekurangan pasangan membuat rumah tangga tidak harmonis, ego masing-masing ditonjolkan. Hal ini bisa kita lihat dari perilaku artis-artis kita didunia hiburan. Saat perayaan pernikahan, janji setia diucapkan, berjanji setia sampai mati dan tak berpisah sampai maut memisahkan. Waktu berjalan, bulan demi bulan masing-masing merasa ada hal yang berbeda atau bahasanya mereka ada prinsip yang tidak bisa disatukan. Dan tanpa ba bi bu, gosip pun tersebar, artis A akan menggugat cerai pasangannya. Lalu kemudian keduanya terlibat adu kata di media, saling menyalahkan dan membeberkan kekurangan pasangannya, bahkan yang lebih ekstrim mengatakan bahwa mereka salah memilih pasangan ketika menikah. Alamak.. jadi apa gunanya janji pernikahan, bersumpah didepan keluarga, saksi dan yang lebih sakral bersumpah demi Tuhan yang maha pencipta. Perceraian pun akhirnya terjadi, tidak lama kemudian ada gosip si Artis A sedang dekat dengan Si C, tak berapa lama kemudian keduanya mengumumkan berita bahwa mereka sedang berpacaran dan berencana untuk menikah. Waktu yang ditunggupun datang, pernikahan keduapun diselenggarakan. Senyum bahagia memenuhi wajah keduanya dan juga keluarga dari masing- masing mempelai. Tapi waktu perlahan memperlihatkan bahwa terdapat ketidakcocokan antar pasangan. Sang istri pun diberitakan selingkuh, lalu merekapun pisah ranjang hingga akhirnya pisah rumah. Kelahiran anak dimuka bumi tidak bisa menghalangi perpisahan. Cerai dipilih karena dianggap jalan yang terbaik. Talak cerai diajukan, pengadilan agama menjadi mediasi untuk mencari jalan rujuk demi kepentingan anak mereka. Tapi hal itu tidak digubris. Dipengadilan kemudian terjadi saling gugat menggugat harta gono gini dan juga status anak, ikut ibu atau ayahnya. Tinggallah sang anak menjadi korban sikap tidak dewasa orang tuanya. Karena yakinlah dengan ikut siapapun anak tidak akan bahagia. Anak butuh kasih sayang dan bimbingan kedua orang tua dalam tumbuh kembangnya.

Mungkin hal diatas adalah contoh dari dunia hiburan tanah air, tapi jika dicermati kesakralan pernikahan mulai luntur dimasyarakat. Pernikahan hanya dianggap penyatuan dua kepentingan dalam satu janji pernikahan. Ketika semuanya sudah didapat maka pernikahan bukan dianggap hal yang suci lagi.
Terkadang saya kagum dengan kehidupan orang tua kita jaman dahulu. Banyak diantara mereka yang dijodohkan atau dikatakan mereka menikah dengan pasangan yang tidak dikenal atau dikehendakinya. Tapi luar biasanya masing-masing bisa menerima dan bahkan bisa hidup bahagia hingga usia tua, bahkan ada diantaranya yang masih menunjukkan sikap mesra meski sudah diambang usia senja. Jadi pertanyaannya apakah dunia manusia abad 21 ini sudah berubah.

Saya mengambil salah satu ayat dalam kitab suci yang berbunyi, “Dan firman-Nya : sebab laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan istrinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Demikianlah mereka bukan lagi dua melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.”

Jika setiap individu yang menikah menghayati dan memahami ayat ini, maka tidak akan ada perceraian yang terjadi. Tidak akan terjadi juga perbedaan prinsip yang menjadi sebab perpisahan. Bahkan kekerasan dalam rumah tangga yang sering diberitakan juga tidak akan pernah terjadi.
Oleh karena itu wajiblah bagi setiap pasangan yang memutuskan menikah, menyadari dan mempertimbangkan masak-masak serta mempunyai kesiapan dan kedewasaan berpikir dan bersikap dengan keputusan yang diambilnya.

love036

“Menikah adalah penyatuan dua pikiran manusia dewasa yang siap menerima pasangan apa adanya dan mempertahankan perbedaan yang ada sebagai sebuah kekuatan”. Rafael

Standar