Blackberry, Blueberry dan My Gadget

Dalam wishlist diblog saya, saya menulis salah satu keinginan saya adalah memiliki gadget berupa perangkat smartphone Blackberry. Blackberry Bold merupakan gadget impian yang ingin saya miliki. Perangkat ponsel pintar ini memang menjadi tren dikalangan masyarakat. Tidak perduli itu pengusaha, artis, pegawai atau pun mahasiswa serta pelajar semua berlomba-lomba bisa memiliki ponsel-ponsel yang diproduksi Research In Motion di Kanada itu.

Begitu juga saya demam Blackberry memang mengganggu saya. Saya membayangkan kebanggaan serta kemudahan ketika memiliki ponsel ini. Tetapi sekali lagi masalah kantong menjadi pertimbangan. Bagaimanapun Blackberry bukan tipe gadget murah. Harganya yang lebih dari setengah juta untuk Bold merupakan harga yang mahal untuk sebuah perangkat selular di Indonesia. Meskipun saat ini banyak produk Black market atau refurbish , tapi tetap saja produk ini harganya tinggi.

Bagi penyuka Blackberry yang mempunyai kantong yang pas-pasan, tetapi menginginkan fasilitas ponsel yang mendekati kemampuan Blackberry, ponsel Blueberry mungkin menjadi pilihan. Blueberry adalah sebutan dikalangan kami untuk produk ponsel mirip Blackberry yang saat ini banyak beredar dipasaran, umumnya berasal dari China. Jika saat ini kita jalan di pusat perbelanjaan apalagi yang memang merupakan sentral penjualan ponsel maka, produk ini akan banyak dijual dan pemakainya juga semakin banyak. Bermacam merek seperti Nexian, Tiphone, Mito, HT Mobile merupakan sebagian merek ponsel Blueberry yang beredar. Meskipun berkemampuan minimal, tapi banyak kalangan masyarakat yang memilih produk-produk ini dikarenakan harganya yang super ekonomis. Bayangkan saja untuk jenis ponsel yang menyediakan fasilitas jejaring social seperti Facebook dan yang ditambah dengan kemampuan chatting via Yahoo Messenger hanya dibandrol kurang lebih 1 juta rupiah saja. Belum lagi ponsel ini dilengkapi dengan dual sim card, touchscreen, camera, serta keyboard QWERTY (standar Blackberry).

Menyadari semakin maraknya pengguna ponsel Blueberry ini, operator telekomunikasi juga tidak mau kalah. Berbagai macam promo dengan dengan menggandeng produsen ponsel dibuat untuk ditawarkan kepada masyarakat yang memang saat ini kecanduan jejaring pertemanan. Alhasil dalam waktu singkat produk-produk tersebut ludes diborong pembeli.
Meski banyak beredarnya ponsel Blueberry, pamor Blackberry tidak pernah surut. Penggunaan ponsel ini oleh kalangan artis membuatnya semakin terkenal seperti layaknya sang artis. Dikota-kota besar seperti misalnya Surabaya, kios penjualan handphone tidak pernah sepi pembeli untuk ponsel satu ini.

Saya sempat kepincut juga dengan handphone Blueberry, tapi ketika melihat fitur yang ditawarkan begitu standar akhirnya saya memilih menunggu sampai Blackberry turun harga. Cukup lama menunggu, Bold memang turun, tapi harganya masih tinggi. Saat di Surabaya dipusat penjualan ponsel World Trade Center Surabaya, ponsel ini dijual dengan harga Rp. 5,5 juta dengan status barang BM.

Ketika RIM akhirnya mengeluarkan seri ponsel baru berkode Gemini maka sayapun tertarik untuk mengetahui ponsel pintar yang katanya merupakan ponsel keluaran RIM yang paling ekonomis. Bulan Juli ketika info tersebut beredar, harga ponsel rencananya akan dijual hanya dengan harga dibawah Rp. 2 juta. Tapi ternyata setelah beredar saat ini harga ponsel ini bahkan lebih dari Rp. 3 juta. Sungguh berita yang menyesatkan.

box

Bulan September kemarin saat berada di Surabaya, saya sudah ancang-ancang untuk membeli ponsel ini. Tapi harga yang masih tinggi (Rp. 3,9 juta) membuat saya memilih sabar menunggu, karena menurut teman saya, harga tersebut akan turun lagi. Barulah awal bulan Oktober ini ketika kembali ke Surabaya dan mengobok-obok WTC, saya akhirnya mendapatkan harga Blackberry Curve 8520 Gemini ini dengan harga Rp. 3 juta lebih sedikit. Akhirnya tanpa pikir panjang, sayapun mengangkut pulang ponsel pintar ini.

front

back

Ponsel yang katanya masih golong BM ini (saya tidak tahu golongannya apa, yang saya tahu kepentingan umum harus diatas kepentingan pribadi dan golongan. Hehhee), dipacking kedalam kotak yang termasuk dalam paket penjualan. Tersedia 2 pilihan warna hitam dan putih. Karena terlihat lebih menarik, maka warna hitam yang saya pilih. Dalam kotak terdapat perangkat bawaan pendukung ponsel diantaranya charger, headphone, serta CD installer untuk Blackberry Desktop Manager . BDM ini adalah software untuk transportasi dan sinkronisasi data antara komputer dan ponsel Blackberry. Headset yang disertakan bekerja cukup baik ketika dites, suara musik mengalun cukup jernih meski masih kalah dengan perangkat headset Walkman milik Sony Ericsson. Ini bisa dipahami karena Blackberry memang bukan ponsel yang ditujukan untuk musik.

cover

Fasilitas yang ditawarkan tetap standar Blackberry. Push email, facebook, messenger merupakan fitur yang menarik untuk dilewatkan dan hal itu yang menjadi daya tarik utama seluruh ponsel Blackberry. Push email diklaim sebagai yang paling canggih saat ini, bahkan kabarnya Nokia sebagai raja ponsel yang sudah malang melintang didunia perponselan masih tidak bisa membuat teknologi seperti kepunyaan RIM. Kita bisa mendaftarkan lebih dari 10 email secara bersamaan dalam ponsel ini, sehingga setiap account email kita akan aktif dan bisa mengirim dan menerima email. Mengirim dan menerima Attachment yang berukuran besar tidak masalah bagi pengguna. Attachment juga bisa dipreview langsung karena tersedia fasilitas image viewer, serta office application.

Untuk design, ponsel ini sangat ringkas. Bodynya mungkin yang paling kecil dan yang paling tipis dari ponsel-ponsel Blackberry yang ada. Covernya berbahan plastic yang kokoh. Disisi kanan, kiri dan atas terdapat tombol shortcut untuk kamera dan musik. Keyboardnya QWERTY nya tersusun apik, tetapi ukurannya cukup kecil untuk jari orang dewasa. Ponsel ini sangat ringan dan mudah dibawa termasuk jika ditaruh dalam kantong.

Kamera yang disertakan berresolusi 2 MP. Cukup baik untuk pemotretan diruangan bercahaya atau diluar ruangan, tapi untuk diruangan yang minim cahaya kualitasnya buruk karena tidak dilengkapi dengan lampu flash. Kameranya juga bisa difungsi kan untuk merekam video dengan kualitas yang standar. Hasil foto atau video bisa disimpan pada memory internal atau memory tambahan yang berisi maksimal 2 GB.

Jaringan 3G yang dipunyai oleh Bold tidak ditanamkan disini, jadi puaslah bagi pengguna hanya menggunakan jaringan EDGE atau GPRS yang kecepatannya dibawah 3G. Tapi jika untuk browsing dan keperluan email kecepatannya cukup baik. Fitur GPS yang dipunya pendahulunya diseri Curve juga tidak disertakan diganti dengan Google Maps.

Bila takut kantong jebol untuk membeli Blackberry Bold, maka Blackberry Gemini bisa menjadi pilihan, apalagi untuk pengguna pemula. Fiturnya cukup lengkap meski masih minus disana sini, tapi cukup canggih untuk ukuran ponsel pintar.
Setelah memiliki ponsel Blackberry ini pekerjaan rumah menjadi lebih banyak. Saat ini ada 5 ponsel * dirumah saya. Tiga ponsel yang aktif (Nokia 9300, BB Gemini, Motorola CDMA), sedang dua ponsel (Sony Ericsson T303 dan Mito) tidak saya gunakan. Membawa 3 ponsel saja sudah sangat mengganggu apalagi jika harus mengganggu. Mungkin kedepannya orang akan membawa tas kemana-mana untuk mengisi ponselnya. Wah jangan sampai deh….

*) tulisan ini bukan untuk pamer atau menyombongkan diri, hanya untuk sekedar sharing dan berbagi pengalaman saja.

5 pemikiran pada “Blackberry, Blueberry dan My Gadget

    • ya sih. menurut saya sih. harga BB semacam Bold atau Onyx akan turun lagi. Sebabnya karena makin banyak varian baru yang dikeluarkan oleh RIM. Kabarnya RIM juga mau buat PC tablet kayak iPad kepunyaan Apple. Harga juga bisa turun karena Nokia tidak akan tinggal diam karena sebelumnya dialah pemimpin pasar. Belum lagi serbuan produk iPhone dan smartphone berbasis Android membuat aroma persaingan harga akan semakin besar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s