Hidup Untuk Berubah

Dalam kehidupan ini, banyak hal yang mempengaruhi kita untuk berubah. Apakah itu menjadi lebih baik atau menjadi buruk. Orang yang dominan berada dilingkungan baik, maka sifat dan pemikirannya juga akan menjadi baik. Sebaliknya pengaruh buruk dalam lingkungan yang buruk membuat sifat, perangai serta pola pikirnya menjadi buruk juga.

Meski kebanyakan kasus ditemui seperti contoh diatas, tapi tetap aja ada kondisi berbalik dengan kondisi lingkungannya. Artinya orang dilingkungan baik malah sifatnya menjadi buruk. Anomali sifat dan perilaku itu sebenarnya wajar dikarenakan naluri dasar manusia yang dilengkapi akal untuk memilih mengikuti hal-hal disekitarnya atau menjadi termotivasi untuk berubah dari kebiasaan lingkungannya.
Sebagai catatan ingkungan dalam hal ini lebih saya tekankan pada lingkungan tempat seseorang itu berinteraksi.

Adapun terkadang untuk berubah dari lingkungan yang istilahnya “dari dulu udah gitu” memang bukan hal mudah. Ketika saya pertama memulai bisnis banyak suara-suara sumbang yang berusahakan menghentikan langkah saya. Baik dari pihak keluarga maupun juga teman-teman dimana saya biasa bergaul. Mereka mengatakan bahwa saya tidak cocok untuk berbisnis, resikonya terlalu besar. Belum lagi yang mengatakan bahwa karir saya sudah bagus dan sayang untuk ditinggalkan. Lingkungan saya yang kebanyakan pekerja membuat stigma bahwa berbisnis itu penuh resiko. Tapi dengan keyakinan untuk berubah dan yakin bahwa rezeki itu asalnya dari Yang Diatas saya keukeuh dengan keputusan saya.

Meski tidak berlatar belakang ilmu psikologi, tapi saya bisa menyimpulkan bahwa ada beberapa kondisi yang memaksa manusia untuk berubah. Yang pertama saya sebut sebagai perubahan karena lingkungan. Coba bayangkan jika kita punya teman bermain ataupun biasa disebut teman kumpul dimana teman-teman kita itu sudah menikah misalnya, sedangkah kita belum, penghasilannya juga sudah besar jauh melampaui penghasilan kita, sedangkan kita boro-boro menyamai, mencukupi aja belum. Nah jika kondisi itu terjadi apakah yang aakan kita rasakan, pasti kita termotivasi sekali untuk menjadi sama seperti teman-teman kita itu. Mungkin karena itu kita akan semakin giat bekerja serta mencari penghasilan tambahan agar pendapatan kita meningkat. Dan dalam hal asmara mungkin kita akan semakin memperbaiki diri dan penampilan, terbuka untuk pergaulan agar tentukan kita mendapatkan pasangan yang nanti akan kita ajak untuk menikah.

Dan kondisi yang kedua adalah yang berubah karena kesadaran pribadi. Jika kondisi pertama mungkin sesuatu yang wajar, lingkungan yang baik membuat kita termotivasi menjadi lebih baik juga. Dan kondisi yang kedua ini adalah sesuatu yang lebih sulit. Bayangkan jika kita berada dilingkungan pergaulan yang buruk. Misalnya teman-teman kita adalah para penjahat, pelaku kriminal, dan terbiasa mendapatkan sesuatu dengan cara kekerasan, peluang kita untuk menjadi seperti mereka pastilah terbuka lebar. Dan sifat-sifat buruk itu pasti terbawa dalam kehidupan sosial kita. Dan jika kita tidak mengikuti mereka, mereka akan mengejek bahwa kita “sok suci”, “anak penjahat”, “memang sudah ditakdirkan hidup begini”. Artinya ucapan-ucapan negatif itu terkadang membuat kita menyurutkan langkah untuk berubah.

Oprah Winfrey mungkin salah satu contoh orang yang berubah karena kesadaran pribadi. Dengan latar belakang peranakan kulit hitam yang keras, pelecehan seksual dan pemerkosaan telah didapatkannya diusia yang belia. Jika ia terpuruk dan menyesali nasib pastilah orang mungkin tidak pernah melihat ia membawakan acara talkshownya yang terkenal, tapi sedang berada dipinggir jalan menjajakan diri, dan ini diakuinya. Keinginan untuk berubah dan menggapai impiannya yang kuatlah yang membawa ia tidak terpuruk.

Dan banyak kisah inspiratif lainnya yang pernah kita dengar dari orang yang mampu merubah diri padahal lingkungannya tidak mendukung.

Untuk berubah dalam kondisi lingkungan yang mendukung atau tidak kita harus menetapkan tujuan dan target sebagai alasan kita untuk berubah. Dengan menetapkan sesuatu yang menantang maka kita akan termotivasi untuk mencapainya.

Salam

2 pemikiran pada “Hidup Untuk Berubah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s