Tampil di Harian Pontianak Post

Beberapa hari kemarin, tepatnya tanggal 8 April 2016 menjadi salah satu pengalaman terheboh bagi saya. Saya tampil di harian Pontianak Post yaitu di halaman depan rubrik Pro Bisnis. Sebagai informasi Pro Bisnis adalah rubrik yang mengulas aneka usaha/bisnis yang ada di Kalimantan Barat.

Tentu suatu kebanggaan tersendiri bagi saya dan juga adik saya Susina. Anak saya yang paling kecil (emang cuma masih satu doang, hehehe) sampai nunjuk-nunjuk,”Papa papa koraann..”.

Tentu teman-teman bertanya sepenting apakah sampai saya atau punya usaha apakah saya sampai wartawan Pontianak Post mau meliput dan mewawancarai. Kata kuncinya ada pada postingan saya sebelumnya di blog ini.

Kata kuncinya adalah oleh-olehpontianak.com. Ini adalah situs yang saya buat sebagai pelengkap jualan adik saya, Susina. Jadi di situs ini, kami menjual berbagai macam oleh-oleh dari Pontianak secara online sehingga orang dimana saja dapat membeli makanan khas Pontianak tanpa harus datang ke kota Khatulistiwa ini. Adapun situs ini sudah memasuki versi ke dua, versi pertama adalah yang saya screenshot di postingan blog ini sebelumnya.

Pihak Pontianak Post tertarik dengan ide kami menjual oleh-oleh Pontianak secara online. Mereka penasaran dengan lika liku bisnis ini, karena sangat jarang yang secara serius untuk menampilkan produk khas Pontianak yang umumnya berasal dari UKM ini ke dalam bentuk situs. Ini juga bisa memotivasi anak muda Pontianak dan juga UKM-UKM disini untuk semakin mengembangkan produk khas Pontianak sehingga dapat dipasarkan ke pelancong atau kalangan masyarakat lain diseluruh Indonesia. Yang harapannya juga membantu usaha Pemerintah untuk  mengembangkan usaha kreatif di kota Pontianak.

Pertama saya dikabari oleh adik saya. Informasi lagi, adik saya, Susina adalah orang menjalankan bisnis ini, nama dan no kontak situs semua menggunakan namanya. Sedangkan saya hanya yang kebagian tukang buat situs dan sumbang ide untuk pengembangan bisnisnya. Hehehe.

Adik saya janji dengan wartawannya hari Rabu, 6 April 2016 dan wawancara dilakukan sekitar pukul 13.30. Wartawan ini meminta kami untuk menjelaskan asal mula terpikirnya ide untuk menjual produk oleh-oleh Pontianak secara online. Untuk bagian ini jatah saya, karena memang saya yang punya ide dan yang pertama merintis bisnis ini. Lalu kemudian pertanyaan berpindah ke tantangan-tantangan usaha, jangkauan pengiriman, pengalaman suka dan duka, nah ini adik saya yang angkat bicara.

Wawancaranya tidak begitu lama, mungkin sekitar 45 menit. Setelah selesai kami diminta foto berdua, termasuk foto produk yang sudah ditata diatas meja.

Finish. Kami diinformasikan wawancara tadi akan diterbitkan sekitar hari Kamis atau Jumat. Setelah interview itu, hati berdebar membayangkan penampilan di atas kertas koran nantinya. Wuihh..

12938358_10208641640108718_8792682737329282442_n

 

Besoknya hari Kamis, wajah kami belum muncul. Barulah di hari Jumat, adik saya telepon pagi-pagi menginformasikan kalau hasil interview sudah terbit. Judulnya “Tidak Perlu Modal Besar : Memasarkan Oleh-oleh Pontianak secara Online”. Cukup menarik padahal saya berharap ada tambahan Kakak beradik. Tapi ya sudahlah yang penting nongol dikoran. Sungguh merasa seperti jadi orang penting saja.

 

 

 

 

Terima kasih saya ucapkan kepada Mas Miftahul Khair dan team dari Pontianak Post atas kunjungan dan liputanya. Semoga anda juga semakin sukses dengan liputan-liputan bisnis selanjutnya.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s