Opinion

Rat Race Itu Nyata

Dulu saat berkarir di perusahaan pertama saya, saya melihat dengan mudahnya teman-teman saya mengeluarkan uang untuk membeli barang-barang yang cukup mahal seperti handphone keluaran terbaru pada saat habis menerima gaji atau bonus.

Sayapun sempat terjebak dengan gaya hidup hedonis seperti itu. Sebagai profesional muda rasanya sangat pantas untuk menghadiahkan diri sendiri sesuatu yang kita inginkan sebagai buah dari hasil kerja keras kita. Itu mungkin pemikiran saya saat itu.
Tapi tidak banyak yang tahu jika gaya hidup seperti itu dibayar oleh jam kerja 7.30 pagi sampai 7.30 malam. Kami sesama karyawan harus bekerja penuh dengan dedikasi baik tenaga dan waktu bagi yang membayar kami.

Sampai satu saat saya tersadar bahwa gaya hidup seperti ini semu. Pekerjaan yang setiap hari saya lakukan dari Senin-Sabtu tidak ubahnya seperti jebakan tikus yang sebenarnya tidak membawa saya kemana-mana. Perusahaan mengikat kami dengan penghasilan yang lebih, tapi kami kehilangan daya imaginasi dan sisi kreatif kami. Kami hanya diarahkan bekerja sesuai dengan ketentuan perusahaan, jika melenceng maka akan ada sanksi atau punishment. Kami seperti kuda yang hanya melihat lurus kedepan, kami benar-benar kehilangan insting untuk melihat peluang diluar tembok tinggi ketakutan kami, ketakutan akan kehilangan penghasilan dan kehilangan status sosial.

Mungkin itu yang dialami oleh banyak pekerja di negara ini. 6P Pergi pagi pulang petang penghasilan pas-pasan.

rat race

Jebakan tikus itu benar ada, lihat berapa banyak orang terutama dikota-kota besar yang bangun subuh untuk berangkat bekerja dan pulang kerumah saat malam tiba. Kehilangan waktu berharga mereka bersama keluarga dan teman. Itu dilakukan setiap hari, setiap bulan sepanjang tahun.
Oleh perusahaan mereka didoktrin untuk memberikan lebih dari 12 jam waktu mereka untuk memajukan perusahaan, menutup rapat-rapat pikiran untuk mendapatkan penghasilan diluar sana yang mungkin akan membebaskan mereka dari jerat tikus berkepanjangan.

Seperti jerat tikus, orang tidak menyadari waktu berjalan begitu cepat tapi sebenarnya posisinya mereka tidak kemana-mana. Mereka kehilangam waktu, kreativitas, ide-ide dan kehendak mereka sebagai manusia bebas.

Mungkin ini bisa menjadi perenungan bagi kita semua agar selalu membuka pikiran dan merubah diri menjadi semakin baik dari hari kehari. Jangan sampai ketika kita menyadari waktu yang sudah terbuang hanya menerbitkan penyesalan.

Iklan
Standar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s