Inspirasi Sekantung Kue
Agustus 7, 2008
Seorang wanita sedang menunggu di bandara suatu malam. Masih ada beberapa jam sebelum jadwal terbangnya tiba. Untuk membuang waktu,ia membeli buku dan sekantong kue di toko bandara, lalu menemukan tempat untuk duduk.
Sambil duduk wanita tersebut membaca buku yang baru saja dibelinya. Dalam keasyikannya tersebut ia melihat lelaki disebelahnya dengan begitu berani mengambil satu atau dua dari kue yang berada diantara mereka berdua. Wanita tersebut mencoba mengabaikan agar tidak terjadi keributan. Ia membaca, mengunyah kue dan melihat jam. Sementara si Pencuri Kue yang pemberani menghabiskan persediaannya.
Ia semakin kesal sementara menit-menit berlalu. Wanita itupun sempat berpikir: (”Kalau aku bukan orang baik sudah kutonjok dia!”). Setiap ia mengambil satu kue, si lelaki jugamengambil satu.
Ketika hanya satu kue tersisa, ia bertanya-tanya apa yang akan dilakukan lelaki itu. Dengan senyum tawa di wajahnya dan tawa gugup, si lelaki mengambil kue terakhir dan membaginya dua. Si lelaki menawarkan separo miliknya sementara ia makan yang separonya lagi. Si wanita pun merebut kue itu dan berpikir (”Ya ampun orang ini berani sekali”), dan ia juga kasar malah ia tidak kelihatan berterima kasih. Belum pernah rasanya ia begitu kesal.
Ia menghela napas lega saat penerbangannya diumumkan, dan ia mengumpulkan barang miliknya dan menuju pintu gerbang. Menolak untuk menoleh pada si “Pencuri tak tahu terima kasih!”.
Ia naik pesawat dan duduk di kursinya, lalu mencari bukunya, yang hampir selesai dibacanya. Saat ia merogoh tasnya, ia menahan napas dengan kaget. Disitu ada kantong kuenya, di depan matanya. Koq milikku ada di sini erangnya dengan patah hati. Jadi kue tadi adalah miliknya dan ia mencoba berbagi. Terlambat untuk minta maaf, ia tersandar sedih.
Bahwa sesungguhnya dialah yang kasar, tak tahu terima kasih dan dialah pencuri kue itu. Dalam hidup ini kisah pencuri kue seperti tadi sering terjadi. Kita sering berprasangka dan melihat orang lain dengan kacamata kita sendiri serta tak jarang kita berprasangka buruk terhadapnya.
Orang lainlah yang selalu salah, orang lainlah yang patut disingkirkan, orang lainlah yang tak tahu diri, orang lainlah yang berdosa, orang lainlah yang selalu bikin masalah, orang lainlah yang pantas diberi pelajaran.
Padahal kita sendiri yang mencuri kue tadi, padahal kita sendiri yang tidak tahu terima kasih.Kita sering mempengaruhi, mengomentari,mencemooh pendapat, penilaian atau gagasan orang lain sementara sebetulnya kita tidak tahu betul permasalahannya.
All New Honda Jazz : Seize The Day
Juli 31, 2008
Menghadiri acara konser Nidji kemarin yang berbarengan dengan peluncuran salah satu mobil impian saya yaitu All New Honda Jazz yang merupakan pengembangan dari generasi sebelumnya yaitu Honda Jazz. Bahkan slogannya pun diubah jika dulu “Jazz Your Life”, sekarang menjadi “Seize The Day”. Menurut GM dari Honda Semoga Jaya yang menjadi main dealer Honda baik untuk kendaraan roda dua atau roda empat bahwa ini hanyalah untuk menegaskan tentang perbedaan dimana pada seri yang baru ini terdapat pengembangan-pengembangan baru, mulai dari sisi design, tipe mesin dan sisi keselamatan dan keamanan.
All New Honda Jazz menawarkan perpaduan superior dari semua yang diharapkan dari sebuah 5-door hatchback berkualitas dunia. Mulai dari mesin yang memadukan tenaga terbesar di kelasnya dengan efisiensi bahan bakar yang menjadi ciri Honda Jazz, kabin yang lapang dengan tingkat utilitas yang tinggi, fitur-fitur inovatif dengan teknologi terdepan, hingga tingkat keamanan tertinggi di kelasnya
All New Honda Jazz tampil dengan desain yang benar-benar baru, yang semakin stylish dan sporty. Perpaduan kap mesin yang tajam, headlight berukuran besar yang memanjang, desain Trapezoid Bumper dan Sporty Grill Hexagon (segi enam), dan Full Aero Kit membuat mobil ini lebih bergaya, sekaligus membantu meningkatkan aerodinamika dari All New Honda Jazz. Desain pintu bagasi berbentuk V memberikan tampilan yang lebih bergaya sekaligus memberikan kemudahan akses barang ke dalam bagasi. Fender belakang dengan bentuk yang melebar mengegaskan kesan stabil pada All New Honda Jazz.
Dalam segi interior, All New Honda Jazz dirancang untuk memberikan kelapangan kabin yang maksimal, sekaligus utilitas tinggi dan keamanan bagi pengemudi dan penumpang. Mulai dari kaca depan yang memberikan visibilitas lebih luas, stereoscopic meter cluster dengan iluminasi yang mendukung fokus saat berkendara, hingga pengaturan panel-panel yang lebih dekat dengan pengemudi
All New Honda Jazz kini hadir dengan mengusung mesin 1.5 i-VTEC SOHC yang merupakan penggabungan antara karakter mesin i-DSI yang hemat bahan bakar dengan mesin VTEC yang bertenaga besar. Mesin tersebut i-VTEC ini uga dilengkapi dengan teknologi drive by wire dan Torque Boost Resonator untuk menghasilkan tenaga maksimum 120 PS pada 6.600 rpm dan torsi maksimum 14,8 Kg.m pada 4.800 rpm, yang merupakan tenaga terbesar untuk mobil di kelasnya. Selain menghasilkan kombinasi antara tenaga dan efisiensi bahan bakar, kolaborasi teknologi mesin tersebut juga menghasilkan emisi ramah lingkungan berstandar EURO 4.
Melengkapi keamanannya, All New Honda Jazz telah dilengkapi dengan teknologi pengereman ABS, EBD, dan BA, sabuk pengaman dengan 3 point ELR dan load limiter, serta dual SRS Airbags*. Sistem keyless entry, immobilizer Anti-Theft System serta security alarm melengkapi perangkat keamanan pada All New Honda Jazz.
Terdapat 8 warna menarik yang ditawarkan untuk All New Honda Jazz yaitu Alabaster Silver Metallic, Silverstone Metallic, Nighthawk Black Pearl, Brilliant White Pearl, Rallye Red Pearl, Irish Red Pearl, Cerulean Blue Metallic yang merupakan warna baru serta Spearmint Green Metallic yang ditawarkan sebagai special edition
Permintaan akan All New Honda Jazz ini juga sangat baik, meski harus indent terlebih dahulu tidak mengurangi minat konsumen. Bahkan menurut GM Honda Semoga Jaya, mobil ini sudah dipesan kurang lebih 150 mobil dalam bulan Juli ini. Sungguh sebuah angka yang fantastis.
Memang sih mobil ini luar biasa, pantas saja banyak produsen lain mengeluarkan bermacam-macam citycar tapi tetap belum mampu menggeser dominasi Honda. Pokoknya All New Honda Jazz mobil impian saya deh.
Be A Nidjiholic
Juli 31, 2008
Minggu kemarin saya janjian dengan teman saya Daniel untuk menonton konser grup band Nidji. Acara diadakan diballroom di sebuah plaza terbesar di Samarinda. Awalnya sih tidak ada rencana untuk nonton, tetapi karena hari minggu itu tidak ada kegiatan maka kami pun sepakat untuk mencari tiket. Tiket yang ditawarkan cukup murah untuk event artis indoor yaitu Rp. 150 ribu untuk VIP dan Rp. 80.000 untuk kelas ekonomi. Sebenarnya sih mau beli yang VIP, maksudnya biar bisa stay didepan dan sambil duduk juga sudah bisa nonton. Tapi kemudian kami pilih ekonomi karena kami dapat informasi bahwa untuk penonton kelas VIP juga berdiri dan untuk jarak antara VIP dengan ekonomi hanya dibatasi pagar. Ya sekalian hemat pikir kami.
Pukul 19.00 kamipun sudah sampai di plaza tersebut. Pikir kami parkiran basement pastilah penuh karena menurut penjual tiket bahwa tiket yang dicetak mencapai 2 ribu tiket yang berarti kalau terjual semua pasti membuat penonton membludak. Ternyata apa yang kami pikir tidak sesuai dengan apa yang ditemui, parkiran juga masih lumayan luang. Dan ketika kami masuk kedalam plaza kami melihat sudah banyak antrian penonton didepan ballroom. Tapi jumlahnya tidak sesuai yang kami perkirakan, menurut saya estimasi jumlah penonton hanya sekitar 700-800 orang. Itu berarti banyak tiket yang tidak terjual.
Dari panitia dan crew acara yang kami temui mengatakan bahwa tujuan acara itu bukanlah konser semata. Acara ini digagas oleh salah satu dealer mobil terkemuka dikota ini. Eventnya adalah launching produk terbaru dari perusahaan mobil asal Jepang di Samarinda. Sebenarnya saya sudah tahu hal tersebut karena dibaliho yang ditempatkan dibeberapa sudut kota yang menginformasikan tentang hal tersebut.
Setelah menunggu kurang lebih 45 menit, para penonton pun dipersilahkan masuk. Ballroom itu ternyata luas juga. Perkiraan saya tempat itu bisa menampung 2000 penonton dengan catatan semua penonton berdiri.
Acara dibuka dengan kehadiran dua band lokal. Kalau tidak salah band pertama bernama Dear Lucy, saya tidak mengerti kenapa dinamakan seperti, tapi saya tidak heran karena beberapa band terkemuka dinegeri ini juga menggunakan nama wanita untuk bandnya. Lagunya cukup energik, membawa penonton sejenak terhibur walau sajian utamanya belum muncul. Band berikutnya beranggotakan 8 orang dimana 4 orang vokalisnya adalah wanita. Kemunculan band ini langsung diberi sorakan oleh penonton. Pasalnya salah satu penyanyinya berbodi besar alias gendut. Beberapa penonton pria berteriak dan memanggil Atun untuk sang penyanyi. Tapi kelihatan orangnya cuek aja. Saya sih melihat wanita ini tidak percaya diri setelah dikatakan seperti itu, tetapi mungkin karena tuntutan pekerjaan dia pun melanjutkan lagu mereka hingga selesai.
Acara berikutnya ditandai dengan kemunculan dua MC, seorang pria dan seorang wanita. Kedua orang itu kemudian menjelaskan tentang diadakan acara ini yang berhubungan dengan peluncuran produk baru , yaitu sebuah tipe city car. Dilanjutkan dengan kuis yang jawabannya adalah seputar keunggulan dan keistimewaan dari produk itu. Disamping saya seorang penonton mengeluhkan bahwa mereka sudah membeli tiket yang mahal tetapi mereka harus mendengar iklan komersil dari sang penyelenggara. Padahal menurut dia, jika ingin mengadakan acara launching begitu harusnya penonton dibiarkan masuk tanpa tiket. Saya sih tidak sepenuhnya setuju dengan pendapat penonton itu, karena kalau dipikirkan kembali mendatangkan sebuah kelompok band artis tentu memerlukan biaya yang tidak sedikit dan pastilah dari biaya tiket tidak akan cukup untuk menutupi operasional penyelenggaraan. Saya pernah mendengar bahwa terkadang budget yang telah disiapkan malah menjadi over karena tuntutan sang artis yang meminta bermacam-macam untuk tampil diacara yang diadakan.
Diiringi dengan down timer dari penonton tirai penutup mobil pun disingkap. Semua cahaya diarahkan kesana agar penonton bisa dengan jelas melihat mobil baru yang diluncurkan tersebut. Tidak lama kemudian diantara taburan kertas warna warni muncul Giring sang vokalis Nidji sambil berlari kearah stage penonton diiringi dentuman musik pengiring. Para penonton langsung berteriak histeris sambil berjingkrak-jingkrak mengikuti irama musik. Saya merasa ballroom itu bergetar hebat seolah mau jebol. Apalagi ballroom ini terletak dilantai 5 plaza itu. Wah pikir saya kalau ini jebol apa yang terjadi pada para penonton. Beruntung sampai acara selesai tidak terjadi apa-apa.
Lagu pertama dari Nidji berjudul Kau dan Aku dan berlanjut hingga kurang lebih 8 lagu. Sang vokalis Giring yang berambut kribo mirip Eddy Brokoli ini tampak bersemangat sambil mengibarkan bendera merah putih kecil dan berjingkrak-jingkrak diatas stage, terkadang dia menggantinya dengan sign stick yang biasa dipakai oleh polisi pengatur lalu lintas. Saya tidak jelas apa maksudnya, mungkin hanya untuk aksesori diatas panggung.
Lagu yang paling heboh menurut saya adalah Disco Lazy Time, karena sangat asyik. Saya bahkan sering menyanyikan lagu ini bila saya bersama teman-teman menghabiskan waktu di karaoke NAV. Tapi mendengar langsung dari penyanyi aslinya sungguh sangat berbeda, dan it’s wonderful. Saya dan teman saya juga ikut berjingkrak-jingkrak mengikuti irama lagu bersama penonton-penonton lain. Tidak lengkap rasanya jika hanya bengong, karena tujuan hadir diacara ini adalah untuk bersenang-senang menikmati musik dari salah satu band paling bersinar sepanjang tahun ini.
Ternyata band ini sangat komunikatif dengan penonton sekali-kali Giring berdialog dengan penonton dan mengajak penonton mengikuti gayanya. Dan penonton pun terhibur dengan pertunjukan berdurasi kurang lebih 1,5 jam itu. Saat Nidji sudah menyelesaikan lagu terakhirnya yang berjudul Biarlah, para penonton berteriak mengatakan belum puas. Tapi berhubung waktu sudah habis akhirnya sang artis pun meninggalkan stage dan penonton yang kecewa karena ingin menyaksikan idolanya lebih lama lagi.
Terus terang juga saya sangat menikmati lagu-lagu dari band ini, lagu-lagunya banyak yang bertemakan keceriaan, semangat dan persahabatan. Tidak heranlah banyak Nidjiholic yang setia mengikuti dan tidak sabar menunggu band ini meluncurkan album baru lagi. Be a Nidjiholic.
Get Inpiration From Rony Yuzirman
Juli 31, 2008
Akhir-akhir ini saya semakin intens mengunjungi warnet. Keperluannya tidak jauh dari urusan pekerjaan kantor, yaitu mengirim laporan rutin ke head office. Memang tidak menyita banyak waktu, wong hanya ngirim email aja, selebihnya ya untuk browsing. Saat browsing dua hari yang lalu, saya mampir ke situsnya ronyyuzirman.com, sebuah blog milik seorang inspirator, pengusaha sekaligus founder dari milis TDA (tangan diatas) yang anggota berjumlah ribuan orang. Disitusnya yang sederhana ditampilkan tulisan pribadi dari sang empunya blog dan disertakan juga sebuah banner menuju situs bisnisnya yaitu Manet Vision, yang merupakan toko online yang menjual bermacam-macam busana muslim.
Yang menarik dari situs ini adalah buah pikiran sang pemilik berupa tulisan-tulisan yang rutin diposting setiap bulannya. Tulisan yang ditampilkan diblog ini kebanyakan bertema inspirasi bisnis. Maklum saja karena latar belakang penulis adalah seorang pebisnis. Sumbernya bisa berasal dari pengalaman dan juga sari dari ilmu-ilmu yang didapat penulis dari buku-buku yang pernah dibacanya.
Tulisan-tulisan di blognya banyak menginspirasi banyak orang. Dia mengajak banyak orang untuk lebih cenderung mengembangkan bisnis sendiri disaat susahnya mencari pekerjaan saat ini, dimana kebutuhan hidup juga semakin berat. Tidak tergantung dengan orang lain, mengandalkan kekuatan pada diri sendiri itu pesannya. Dia mengatakan bahwa ia bahagia menjadi TDA dan tidak pernah berhasrat untuk menjadi TDB.
Menurutnya bisnis memang mempunyai banyak resiko bila tidak dikelola dengan baik. Yang harus dipikirkan adalah bagaimana mengelola resiko itu menjadi sebuah kesempatan bagi kita untuk berkembang. Kegagalan akan membawa kita untuk menemukan jalan atau cara lain ke bisnis yang lebih baik. Seperti yang pernah dikatakan Einstein ketika ditanya mengapa ia tetap optimis dan konsisten melakukan penelitian sebanyak 10.000 kali dan akhirnya berhasil menemukan bola lampu. Dan Einstein menjawab bahwa dengan melakukan penelitian dan percobaan sebanyak itu, ia menemukan 9999 cara yang salah dalam menemukan bola lampu yang akhirnya membuatnya mematenkan penemuannya dan menjadikannya salah satu ilmuwan paling berpengaruh dimuka bumi ini.
Rony Yuzirman adalah inspirasi. Tulisan-tulisannya disampaikan dengan bahasa yang lugas dan jelas, tidak seperti menggurui. Pengalaman bisnisnya dipaparkannya secara jelas, bagaimana dia merintis, suka dukanya. Dia juga menjadi mentor tempat bertanya bagi para pebisnis yang mengalami masalah dalam berbisnis.
Dia juga terkenal dekat dengan Tung Desem Waringin, motivator no. 1 di Indonesia. Dia mengatakan banyak mendapatkan banyak ilmu dari sang begawan. Saya menyebut Rony juga sebagai manusia pembelajar. Dia tidak pernah berhenti belajar baik melalui buku-buku, mentor, maupun dari orang lain disekitarnya. Tak heran ilmunya banyak sekali. Saya dengar tidak lama lagi dia akan meluncurkan buku pertamanya. Belum tahu judulnya sih tapi yang pasti jika bukunya sudah terbit, saya ingin menjadi yang pertama memilikinya.
Tulisan-tulisan dari Rony Yuzirman ini bisa diakses melalui blognya di http://roniyuzirman.blogspot.com
Customer Service Ala Garuda Indonesia
Juli 4, 2008
Meski sering bepergian saya belum pernah sekalipun menggunakan pesawat Garuda. Naif memang. Perusahaan saya sebelumnya juga tidak memperbolehkan kami menggunakan Garuda, tidak tahu apa latar belakangnya, apakah karena biaya atau yang lainnya. Memang bila di bandingkan secara rate biaya harga sebuah tiket Garuda bisa 1,5 sampai 2 kali pesawat komersil biasa. Tapi sebagai maskapai nasional negara ini pastilah Garuda juga menawarkan keunggulan lain.
Ambil contoh, untuk perjalanan kemana saja Garuda menyediakan bacaan berupa koran serta suguhan makanan berat berupa nasi atau mie goreng dilengkapi dengan pudding atau jus buah. Hal ini tidak dilakukan oleh maskapai lain dengan alasan untuk menghemat biaya operasional. Bayangkan baru jalan setengah jam saya makanan sudah keluar. Sehingga karena kesibukan makan waktu perjalanan tidak terlalu terasa
Diperjalanan saya pulang ke Balikpapan dari Jakarta saya disuguhi pemandangan yang menakjubkan. Disebelah saya duduk seorang ibu dan anaknya yang mungkin baru berusia 5 tahun. Setelah pesawat lepas landas datanglah pramugari membawa sebuah buku gambar, lengkap dengan crayonnya. Si anak dengan senang menerima dan mulai sibuk mewarna gambar yang ada dibuku itu. Sekilas memang sederhana, tapi itulah yang diperhatikan dengan detil oleh Garuda, gimmick sekecil apapun membuat para penumpangnya menjadi betah dan setia untuk melakukan penerbangan dengan maskapai ini. Inilah yang disebut trik marketing, yaitu menyentuh sisi emosional di konsumen, dengan merasa nyaman dan aman maka konsumen akan loyal.
Banyak konsumen saat ini tidak melihat nilai rupiah dari sebuah produk atau jasa lagi. Sekarang adalah zaman konsumen membeli karena nilai (value) dari produk itu sendiri, harga bagi mereka adalah nomor sekian. Value atau nilai bisa berarti kepuasan, kualitas dan prestise. Ambil contoh banyak orang berpikir dua kali untuk membeli tshirt berharga Rp. 30.000. Tetapi ketika misalnya diajak teman untuk minum secangkir kopi berharga Rp. 30.000 di Starbuck menjadi tidak masalah untuk mengeluarkan uang tersebut.
Kembali ke maskapai Garuda, saat ini maskapai ini sudah banyak membenahi diri dalam kualitas pelayanan. Inilah yang membedakannya dengan maskapai komersil lain yang menawarkan low cost flight. Di Garuda ada jaminan untuk perawatan dan pengecekan maksimal untuk setiap penerbangan. Dan dari selisih harga dibanding dengan penerbangan lain itulah dana dialokasikan.
Saya meyakini dalam waktu dekat Garuda akan menjadi perusahaan yang mengglobal. Terlalu muluk memang. Tetapi indikasi ke arah sana sudah terlihat, penggantian jajaran manajemen, peningkatan mutu pelayanan, perluasan rute penerbangan. Pelarangan terbang oleh Uni Eropa juga merupakan apresiasi dari perubahan yang dilakukan Garuda.
Tapi ada 2 hal yang ingin saya kritik dari Garuda, yaitu yang pertama adalah makanan yang dihidangkan terlalu lama, saat kita sudah mulai mencoba tidur eh makanan datang sehingga batal, setelah makan tidurpun menjadi susah. Lalu yang kedua adalah pramugarinya. Pramugari Garuda memang ramah dalam pelayanan, tetapi fisik nya tidak mendukung, mungkin usia sang pramugari dengan pesawatnya sama tua. Jika dibandingkan dengan maskapai lain misal Adam Air (sudah tidak beroperasi lagi) atau Lion Air, pramugari Garuda kalah muda dan kalah cantik.
Industri penerbangan kedepan bukan hanya berbicara tentang senyum dan keramahan saja, tetapi juga tentang penampilan fisik sang pramugari. Bayangkan bila sedang ngantuk liat wajah manis pasti ngantuk jadi hilang. Bukan begitu ya. Ini sudah dijalankan oleh maskapai penerbangan komersil dari Malaysia yaitu Air Asia. Perusahaan yang dikomandani oleh Tony Fernandes ini bisa membaca bahwa penampilan fisik sang pramugari didalam pesawat menjadi nilai tambah bagi penumpang dalam memilih suatu maskapai penerbangan. Kalau dilihat Air Asia saat ini dilambangkan dengan warna-warna yang ceria berjiwa muda, dan mempunyai semboyan kalau tidak salah “See models in the Air”.


















